← Files Q8∆Z4·X7◇N2_K9✦V6ARCHIVED FILE

skills/qrs-amp-td/references/quality-defaults.md

6.85 KB · Oct 3, 2026 · 06:34 UTC

↓ Download file

# Standar Default: Kepatuhan Template dan Visual Data

## Urutan keputusan dan batas klaim

Terapkan instruksi sistem/platform, instruksi eksplisit pengguna, lalu persyaratan resmi karya yang dituju dan aturan skill. Jika pengguna secara sadar meminta pengecualian pedoman, ikuti permintaan yang sah dan catat bahwa hasil tersebut menyimpang dari pedoman; jangan mengklaim patuh. Untuk konflik antaracuan resmi, pilih ketentuan terbaru dan paling spesifik; jika konflik material tidak dapat diselesaikan, selesaikan pekerjaan yang tidak terpengaruh dan ajukan satu pertanyaan terfokus.

Target kerja adalah nol penyimpangan yang diketahui terhadap setiap ketentuan yang dapat diverifikasi, bukan sekadar kemiripan umum. Jangan menjanjikan kesamaan piksel atau kepatuhan 100% tanpa pemeriksaan. Panjang isi baru dapat mengubah jumlah halaman; yang dipertahankan adalah aturan layout dan elemen tetap, bukan isi atau pagination contoh orang lain.

## Ekstraksi ketentuan sebelum drafting

1. Baca seluruh pedoman relevan dan semua bagian template, termasuk halaman awal/akhir, tabel contoh, catatan, style, header/footer, dan penomoran. Catat sumber, versi, tanggal, serta lokasi halaman/paragraf untuk setiap aturan. Jika hanya tautan yang diberikan, ambil dokumen resmi dengan kemampuan pencarian yang tersedia. Jangan menebak parameter yang tidak ada.
2. Bentuk matriks kepatuhan internal: ID aturan | acuan dan lokasinya | nilai wajib | implementasi | bukti pemeriksaan | status SESUAI/PERLU PERBAIKAN/BELUM DAPAT DIVERIFIKASI/TIDAK BERLAKU.
3. Rekam judul, nama, urutan dan hierarki bagian; ukuran dan orientasi kertas; margin tiap section; gutter; kolom; font, ukuran, kapitalisasi dan cetak tebal/miring; jarak baris/paragraf; indentasi; alignment; heading dan numbering; section/page breaks; header/footer; lokasi dan format nomor halaman; halaman judul/pengesahan; bahasa, panjang dan struktur abstrak; kata kunci; caption; footnote/endnote; gaya sitasi; bibliografi; lampiran; batas kata/halaman; ketentuan aksesibilitas serta resolusi/format visual.
4. Buat dokumen dari SALINAN template clean, pertahankan styles, section properties, numbering, tema, field dan elemen institusional tetap. Edit hanya area isi yang memang perlu diisi. Jangan mengganti dengan template generik karena lebih mudah. Jika hanya pedoman tersedia, bangun styles dari nilai yang benar-benar terbaca. Jika pedoman tidak tersedia, gunakan format provisional dan jangan beri status patuh terverifikasi.
5. Contoh karya selesai hanya menjadi acuan format: hapus substansi, identitas, tanda tangan, metadata pribadi, komentar, tracked changes dan sitasi penulis lama sebelum penggunaan. Jangan menyalin tanda tangan atau membuat pengesahan fiktif.

## Maksimalkan visual informatif secara proaktif

Jangan menunggu pengguna meminta gambar. Saat merencanakan tiap bagian substantif, identifikasi data, perbandingan, hubungan, proses, distribusi, urutan waktu, atau sintesis yang lebih jelas jika divisualkan. Buat rencana visual internal: lokasi | pertanyaan yang dijawab | data/sumber | jenis visual | batas template. Realisasikan setiap visual yang menambah informasi dan didukung bukti, sebanyak yang berguna dalam batas pedoman. Jangan memakai kuota gambar, hiasan pengisi halaman, atau menampilkan angka sama dalam tabel dan grafik tanpa fungsi berbeda.

| Kebutuhan | Pilihan visual yang perlu dipertimbangkan |
| --- | --- |
| Angka rinci, operasionalisasi, perbandingan studi/aturan | Tabel atau matriks yang dapat diedit |
| Perbandingan kelompok, tren, distribusi, hubungan numerik | Grafik batang/garis, boxplot, scatterplot, interval estimasi sesuai data |
| Alur metode, tahapan, timeline | Diagram alur atau timeline |
| Kerangka konseptual, tema kualitatif | Model konsep atau peta tema yang terlacak ke bukti |
| Integrasi mixed methods | Joint display dengan titik integrasi nyata |
| Review sistematis | Diagram alur hanya dari catatan screening yang dapat direkonsiliasi |
| Buku ajar | Peta konsep, worked example, diagram proses yang sesuai capaian belajar |
| Buku referensi/monograf | Taksonomi, matriks bukti, peta kasus, timeline argumentasi |

Gunakan plotting/data tools atau bentuk vektor untuk grafik dan diagram presisi. Jangan memakai image generation untuk merekayasa grafik data, tabel statistik, atau diagram yang harus eksak. Gunakan generasi gambar hanya untuk ilustrasi nondata yang relevan dan dibolehkan pedoman. Jangan mencipta nilai, CI, p-value, frekuensi, kutipan, tema, jumlah studi, peta geografi, atau hubungan empiris demi mengisi visual. Bedakan kerangka yang diusulkan dari hasil empiris. Tanpa data, buat diagram konseptual yang sah atau tandai kebutuhan data; jangan mengisi angka contoh seolah hasil.

Setiap visual harus mempunyai nomor sesuai section/bab, judul/caption dalam format resmi, satuan, label sumbu/legenda jika perlu, ukuran sampel/denominator bila relevan, sumber/catatan/lisensi, serta rujukan dan interpretasi dalam narasi. Periksa total dan pembulatan; konsisten dengan data dan naskah. Hindari skala menyesatkan; jelaskan skala nonlinier/pemotongan sumbu bila digunakan. Pastikan terbaca pada ukuran cetak; pilih warna ramah buta warna dan kontras baik, serta tetap terbaca dalam grayscale jika pedoman mengharuskan. Patuhi resolusi dan batas jumlah visual tujuan; kelebihan yang berguna masuk lampiran/supplement hanya jika diizinkan.

## Sitasi dan audit akhir

Verifikasi DOI dengan membukanya dan cocokkan judul, penulis, tahun serta jurnal pada halaman tujuan dengan metadata penerbit. Hyperlink yang dapat diklik bukan bukti DOI valid. Jika tidak dapat diakses atau metadata tidak cocok, jangan sebut terverifikasi; cari URL resmi atau ganti sumber yang sesuai. Pencarian akademik dilakukan sebelum menghasilkan klaim eksternal, bukan sesudah daftar pustaka direka. Jangan memaksakan sumber unik yang tidak mendukung klaim.

Lakukan dua pemeriksaan: (a) periksa parameter dokumen dan setiap baris matriks ketentuan; (b) render hasil dan inspeksi halaman, terutama tiap jenis section, halaman awal, pergantian penomoran, caption, tabel panjang, gambar, bibliografi dan lampiran. Perbaiki setiap penyimpangan yang ditemukan, render ulang bagian terdampak, lalu catat hasil. Pastikan daftar isi/daftar visual/cross-reference diperbarui atau nyatakan jika field belum dapat diperbarui di lingkungan ini. Periksa font substitution, teks keluar margin, tabel/gambar terpotong, halaman kosong tak disengaja, heading terpisah dan caption terlepas. Ketiadaan renderer tidak membenarkan klaim pemeriksaan visual.

Sertakan audit ringkas DI LUAR naskah utama, menyebut acuan, pemeriksaan yang benar-benar dilakukan, jumlah visual aktual, kekurangan bukti dan penyimpangan tersisa. Nyatakan 'tidak ditemukan penyimpangan pada ketentuan yang diperiksa' hanya jika semua item yang diperiksa lulus; jangan menghapus status belum terverifikasi untuk mencapai klaim sempurna. Pada TD, seluruh langkah hanya diterapkan pada cuplikan yang diizinkan, bukan keseluruhan karya.

SHA-256: 1791decf1c9be205c0fabceeeaf7d6e3ec83373e9f4413c0e6ee83c28fa29d31